Cara Menjadi Penulis Lepas di Media

Yeahhh akhirnya mimin hadir kembali disini setelah beberapa bulan Vakum karena sibuk berpikir sana sini, blog nya jadi gk ke urus dah. yuk simak ulasan mimin dibawah yaa..

Apa itu Penulis Lepas ?

Penulis Lepas adalah orang yang mengirimkan hasil karya tulisannya yang berupa cerpen, puisi, ataupun karya tulis ilmiah lainnya ke redaksi yang ada di media massa, namun tidak terikat akan kontrak kerja dan batasan waktu. Dengan kata lain, kita bebas mengirimkan karya tulis kita. apabila karya tulis karangan kita diterima oleh redaksi di media masa, kita akan mendapat honor atau gaji. Untuk honor sangat bervariasi tergantung oleh beberapa faktor. seperti banyak kata, pemilihan redaksi penerbit, dll.


Apakah untuk Menjadi Penulis Lepas, Harus Seorang Sastrawan ?

Tidak, semua memiliki kesempatan yang sama dalam menulis karya masing masing. Hanya saja menurut sudut pandang saya, seorang sastrawan sudah dilatih untuk membuat karya yang indah. jadi jika kamu seorang Pemula di dunia sastra ingin bersaing dengan beberapa sastrawan yang sudah menjadi terbitan langganan dari redaksi, kamu harus membaca dan memerhatikan, beberapa karya tulis seorang sastrawan. karena dengan membaca kita akan menganalisis karya tersebut dan kita bisa memerhatikan pemilihan kata, alur, cara memulai cerita, dengan ending yang menarik. dengan begitu kita juga bisa berimajinasi, bagaimana karya tulismu ini dikenal oleh pembaca dengan mengeluarkan karakteristik tulisanmu sendiri.

Beberapa Fakta dari Seorang Penulis Lepas.

Menjadi Penulis Lepas itu susah-susah gampang. Kenapa ? karena kita hanya mengandalkan sudut pandang dari pemikiran kita, lalu kita uangkapkan melalui karya tulis. dalam melatih kedalaman menjadi seorang penulis kita harus terus membaca dan membaca. karena melalui membaca kita bisa mengembangkan kreatifitas diri yang tak terlepas dari imajinasi kita.
Lantas, Apakah Seorang sastrawan yang tidak bisa mengembangkan kreatifitas dan imajinasi akan gagal ? layaknya karya tulisnya di tolak mentah-mentah oleh beberapa media.

Tidak, Seperti yang saya singgung diatas Kreatifitas dan imajinasi bisa kita latih. kita hanya butuh niat, tekun, konsistensi, dan sikap pantang menyerah. namun kebanyakan beberapa penulis karya tulisnya baru ditolak sekali, dua kali, sampe belasan kali, Ia langsung menyerah, dan langsung banting setir di bidang lain.
Saya bisa sebut itu pemikiran yang dangkal, pengalaman dari teman saya, karya nya ditulis sampe berpuluh puluh kali, bahkan ia sampai lupa berapa kali ia ditolak. namun masih semangat dalam membuat karya tulis. dan sekarang dia sudah mahir dalam membuat karya tulis seperti cerpen, puisi, dll.

Kriteria Karya Tulis yang Diterbitkan di Media


  1. Karya Tulis harus asli buatan sendiri, bukan hasil dari penulisan ulang, meniru, ataupun merangkumnya.
  2. Belum dimuat di media lain, jadi jika kamu hendak mengirim karyamu jangan mengirim bersamaan di beberapa redaksi. bayangin aja jika sampe sama dengan media lain. bakal ribut tuh pengakuan klaim karya asli, tengkar dah 2 media. badan hukum main akhirnya kamu juga yang kena.
  3. Topik karya harus aktual, umum, dan pengambilan topik selayaknya harus terdapat dalam masyarakat.
  4. Tidak membahas kepentingan tertentu (spesific topic), jadi harus kepentingan yang umum dalam masyarakat
  5. Mengandung hal baru, yang belum pernah terpikirkan oleh beberapa orang. jadi pembaca pasti bosan jika kandungannya itu itu saja. jadi kamu harus kembangkan kreatifitas kamu untuk kembangkan hal baru yang tidak pernah disangka pembaca.
  6. Penggunaan bahasa atau kata harus bisa dipahami oleh pembaca, dengan kata lain bahasa yg dipakai tidak terlalu tinggi atau ilmiah dan tidak terlalu rendah. yang membuat pembaca bisa dengan mudah menangkap isi dari karya tulis kamu
  7. Untuk panjang karya, tergantung dengan kriteria Redaksi yang dituju. dll


Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengirim Sebuah Karya ke Redaksi.

Karya tulismu sudah jadi ? hendak mengirim karyamu ke beberapa media ?
Sebelum mengirim karya tulismu ke redaksi tujuan, adakala-nya kamu perhatikan dan pahami baik-baik beberapa hal penting dibawah ini :
  • Baca Kembali, Tulisan Kamu

Inilah hal yang paling penting, namun banyak penulis yang menyepelehkan hal ini. dengan membaca kembali karya mu. kamu pasti bisa membayangkan kejadian kejadian yang ada dalam tulisan kamu apakah urutan kejadian sudah benar, ada pemotongan kejadian, atau pelompatan. kita bisa koreksi ulang. kata yang terkandung sudah benar apa belum, bahasa nya apakah terlalu ilmiah atau terlalu rendah untuk dipahami pembaca, dan banyak lagi. jadi membaca kembali adalah salah satu hal wajib untuk kamu, dengan begitu kita bisa mengurangi presentase karya tulis kita ditolak oleh redaksi.


  • Mengoreksi Ulang
Penggunaan kata, tanda baca, kesalahan kata, atau berbagai masalah lainnya, Apakah sudahkah memenuhi seperti pada kaidah bahasa nya masing masing. karena penulisan juga sangat berpengaruh dalam penilaian redaksi. banyaknya kata juga memengaruhi. namun tidak selalu harus yang diminta 9000 kata dan kita menulisnya dengan 9000 kata namun cerita nya itu berputar putar, pengalaman saya, bisa kirim cerita dengan dengan singkat namun isinya itu berbobot, kaidah bahasa harus menarik menarik, isi cerita mudah dipahami. maka tidak heran jika kamu memperoleh aprrove dari redaksi.

  • Kecocokan Tema dengan Isi dari tulisanmu
Hal ini juga sangat serius lhoo.. karena kebanyakan orang hanya memikirkan tentang menulis saja. namun tidak memikirkan hubungan atau sinkronisasi dari tema dengan tulisannya. penulis biasanya cenderung untuk menulis saja asal penulisannya itu selesai. jadi tidak memikirkan hubungan masing2 paragraf, bisa juga sampe melenceng dari topik


[Rekomendasi] Redaksi

  1. Kompas, adalah media yang sangat welcome untuk penulis. honor nya juga lumayan berkisar 1.100.000 untuk cerpen, 500.000 untuk puisi. dan juga ada pemberitahuan perihal penerbitan atau penolakan. Honor dikirim 2-3 hari setelah penerbitan. Email : opini@kompas.com
  2. Replubika. tidak ada pemberitahuan perihal penerbitan, honor berkisar 400.000. harus sabar dalam menagih honor di replubika. Email : sekretariat@replubika.co.id , aliredov@yahoo.com
  3. Jawa Pos. Honor : 900.000 - 1.000.000 untuk cerpen, 500.000 untuk puisi. Email : editor@jawapos.co.id , ari@jawapos.co.id

Untuk lebih banyaknya silahkan cari di browser masing-masing.

Sekian tulisan saya diatas, terima kasih sudah membaca dan berkunjung. apabila ada yang salah tentang anggapan, kata, atau bahasa silahkan komentar dibawah, menampung kok :)